Rabu, 30 April 2014

CARA TERBAIK PENERAPAN DATA WAREHOUSE: UNTUK TINJAUAN STRATEGI YANG SESUAI


I.         Pendahuluan
a.        Latar Belakang
Pada akhir tahun 1997 penulis memulai melakukan penelitian  untuk menemukan cara terbaik untuk penerapan data warehouse.
Bagian-bagian dalam penerapan data warehouse paada saat itu diantaranya:
1.      Proyek harus sesuai dengan strategi dan tujuan bisnis perusahaan
2.      Keharusan kelengkapan proyek
3.      Mengelola ekspektasi proyek
4.      Data warehouse yang harus di bangun secara bertahap
5.      Membangun adaptasi  pada lingkungan proyek
6.      Proyek yang di kelola beberapa para professional bisnis teknologi informasi
7.      Membangun hubungan bisnis
8.      Hanya memuat data yang telah dibersihkan dan berkualitas
9.      Tidak mengabaikan kebutuhan pelatihan
10.  Sadar politik
Literatur tersebut  telah ditinjau dan diperbarui sejak saat itu. Laporan praktisi sekarang dilengkapi dengan studi akademis dan hasilnya lebih jelas dengan gambar-gambar dari permasalahan yang penting bagi tim proyek data warehouse.

b.        Permasalahan
Dalam hal permasalahan pembangunan data warehouse sangat banyak karena itu dibutuhkan cara terbaik penerapan data warehouse, makalah ini telah memuat cara praktek terbaik, seperti  yang telah didefinisikan sebelumnya. Sebagai contoh, Wixom dan Watson menunjukkan bahwa kualitas data, manajemen dan pengguna akhir  berkontribusi pada keberhasilan . Kurangnya studi kasus sebuah pelaksanaan literatur selama bertahun-tahun telah berdampak pada gagalnya  proyek data warehouse.

c.         Tujuan
Sebuah tinjauan literatur yang berkaitan dengan implementasi data warehouse selama delapan tahun terakhir telah dilakukan. Ditemukan bahwa pandangan data warehouse telah berubah selama sebelum dan setelah periode 2000an, sampai-sampai penulis menekankan kebutuhan untuk  tujuan bisnis sebelum memulai sebuah proyek data warehouse. Tujuan cara penerapan terbaik pada data warehouse yaitu untuk  tujuan bisnis sebelum memulai sebuah proyek data warehouse, dan data warehouse yang memiliki nilai strategis jangka panjang dan keputusan strategis yang terbaik bisa didapatkan dengan akurat.

II.           Pembahasan
Cara terbaik penerapan data warehouse awalnya dibangun dari laporan praktisi dengan hanya menghitung berapa kali suatu subyek pelaksanaan proyek data warehouse. Misalnya, dari sembilan belas artikel yang disebut implementasi data warehouse sebelum tahun 2000,sebanyak lima belas penulis menyimpulkan bahwa "Proyek harus sesuai dengan strategi dan tujuan bisnis perusahaan'. Unsur-unsurnya ditampilkan pada Gambar 1 di bawah ini.
Gambar 1. Bagian-bagian penerapan terbaik sebelum tahun 2000


Pengujian yang sama telah dibahas dalam 20 artikel lainnya setelah tahun 2000 lalu dibandingkan dengan 19 artikel sebelum tahun 2000. Sebuah perbandingan sederhana telah dibuat antara dua periode tersebut, pada gambar 2. Dimana terlihat pengalaman dari akademisi dan praktisi data warehouse berubah secara signifikan setelah tahun 2000.
Gambar 2. Bagian-bagian penerapan terbaik sebelum dan sesudah tahun 2000

Pada Gambar 2 terlihat adanya sedikit perubahan atau tidak sama sekali bagian-bagian dari praktek terbaik penerapan data warehouse. Pada tabel berikut mengkategorikan bagian-bagian yang lebih atau kurang berpengaruh dalam data warehouse implementasi pasca 2000. Diantaranya :

Tabel 1. Kategori bagian-bagian praktek
Lebih Berpengaruh

Hanya memuat data yang telah dibersihkan dan berkualitas
Tidak mengabaikan kebutuhan pelatihan
Sadar politik
Mengelola pembelian
Kurang berpengaruh

Proyek harus sesuai dengan strategi dan tujuan bisnis perusahaan
Pengguna akhir
Mengelola ekspektasi proyek
Memanfaatkan waktu untuk meninjau proyek

Dijelaskan, organisasi memainkan peran penting dalam pengembangan proyek-proyek data warehouse dan memperkuat keyakinan bahwa masalah yang dihadapi dalam proyek data warehouse cenderung masalah bisnis dan bukan kesalahan teknis.
Return on Investment (ROI) merupakan salah satu metode untuk mengukur keberhasilan data warehouse dan tampaknya digunakan oleh banyak organisasi karena memenuhi kebutuhan untuk pengeluaran modal dalam jangka pendek. Namun, sulit untuk mengukur manfaat nilai keuangan yang bersifat intangible atau tak berwujud seperti data atau informasi meskipun program dan alat-alat yang disediakan oleh organisasi seperti Data Warehouse Institute, NCR dan Oracle telah dirancang untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

III.    Hasil Penelitian

Studi kasus berikut ini menunjukkan bagaimana data warehouse dapat mengubah cara perusahaan beroperasi dan memungkinkan terciptanya tujuan strategis. Contohnya :

First American Corporation 
Pada tahun 1990, Perusahaan First American Corporation kehilangan 60 juta dolar Amerika. Dan para petinggi FAC tahu bahwa mereka harus mengubah strategi perusahaan dan mencoba untuk bersaing dengan organisasi keuangan lainnya supaya lebih menguntungkan FAC. Data Warehouse memungkinkan perusahaan untuk mengelola data pelanggan yang dapat memasok kebutuhan akan permintaan produk yang lebih diinginkan lalu menawarkan kepada pelanggan. Selain keunggulan informasi pelanggan yang luas, data warehouse dirancang untuk memberikan informasi profitabilitas produk dengan distribusi data sebagai perusahaan keuangan.
Disini dapat terlihat bahwa data warehouse merupakan investasi bisnis yang dibutuhkan FAC. Namun penerapan data warehouse pertama kali gagal dilaksanakan oleh departemen Teknologi Informasi FAC, karena itu selanjutnya FAC menggandeng NCR. NCR dan Staf TI FAC lalu bekerja sama untuk mengembangkan data warehouse, yang dilaksanakan bertahap dengan tahap pertama yang dirilis pada kuartal pertama tahun 1996 dan berikutnya sampai kuartal keempat tahun 1998. Keberhasilan FAC kemudian dapat diukur dari kerugian $60.000.000 telah berubah menjadi keuntungan $211.000.000 pada tahun 1998.

Theoretical Model – Configuration School of Strategic Management
Maksud dari teori diatas adalah “Satu perusahaan dapat menyalin strategi orang lain”. Maksudnya adalah dari rekayasa teknologi dan sistemnya tetapi tidak dapat menyalin  sistem dan rutinitas yang telah dikonfigurasi orang lain. 
Hasilnya adalah bahwa organisasi berkembang menjadi entitas yang unik. Misalnya, ada banyak bank yang melayani pasar Inggris ketika beroperasi dalam hukum yang sama tetapi kerangka masing-masing bank adalah berbeda.
Menurut Mintzberg konfigurasi strategis manajemen memiliki dua aspek yang berbeda,yakni :
1. Negara dan konteks sekitarnya (konfigurasi) organisasi itu
2. Proses pembuatan strategi (transformasi)

IV.    Kesimpulan
Sebelum tahun 2000, sebagian besar penulis yang memberikan kontribusi untuk 'Cara Terbaik untuk Menerapkan Data Warehouse ' adalah bahwa data warehouse harus sesuai dengan strategi dan tujuan bisnis organisasi. Tetapi setelah 2000 itu penulis sedikit merasa perlu untuk mempromosikan keunggulan strategis data warehouse. Dalam rangka untuk membuat kontribusi yang substansial terhadap pencapaian tujuan strategis, manajer senior harus mengambil pandangan jangka panjang dari data investasi gudang mereka. Namun FAC menunjukkan, perubahan organisasi tentu saja bukanlah tugas yang mudah karena banyak bagian dari organisasi yang dipengaruhi. Penyelarasan data warehouse untuk tujuan strategis memainkan peran yang signifikan.
Organisasi atau perusahaan juga harus menyadari bahwa proses konfigurasi akhirnya akan mengakibatkan terjadinya perubahan positif perusahaan yang strategis.


V.      Komentar
2011420017 (Dwi Indrawan) :
1.      Paper yang berjudul cara terbaik penerapan data warehouse untuk tinjauan strategi yang sesuai ini sudah mencakup pokok permasalahan penerapan data warehouse sebelum dan sesudah periode 2000.
2.   Dapat menjadi acuan dalam pembangunan suatu data warehouse dalam suatu perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan strategis perusahaan.




Senin, 04 November 2013

HTML5


HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997[1]) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.

Minggu, 18 Desember 2011

Tugas Pak CHOI...

Perkenalan Umum :
Perkenalkan dahulu nama saya Dwi Indrawan, Biasa dipanggil Indra.
Saya lahir tanggal 4 Desember 1990 di Surabaya.
Saya anak terakhir dari 2 bersaudara.
Masa Kecil dulu terkenal sebagai anak yg imut. Kata orang tua saya sih….hehehehe.
Lulusan TK.Melati Putih , SDN.Wonokusumo 5 , SMPN 8 , SMKN 5. Pendidikan dari TK sampai SMK, Saya tempuh di Surabaya semua.
Dan sekarang sedang melanjutkan kuliah di UNITOMO di Jurusan Teknik Informatika.
Harapan sih gak muluk-muluk,bisa jadi Sarjana yg berguna bagi Negara dan bangsa khususnya Keluarga juga.
Semoga dengan kuliah ini adalah jalan menuju kesuksesan dan meraih cita-cita…amiin.
Hobi,yg penting nyenengin diri. seperti : jalan-jalan, futsal, dll.

Aktivitas Sehari-hari :
Bangun tidur layaknya kebanyakan orang pada umumnya seperti mandi, shalat, bersihin kamar terus berangkat kerja jam 7 pagi.
Perjalanan kerja,Saya tempuh ± 1 jam sejauh 25 km dari Ampel – Sepanjang.
Kegiatan kerja ini sudah Saya jalani selama hampir 2 tahun.
Sampai di tempat kerja, langsung ambil sampel untuk dites ke lab. Karena kerjaan Saya sebagai QC (Quality Control) di Pabrik Tawas.
Jam kerja selesai  sampai jam 4 sore, terus mandi di tempat kerja. Tepat jam 5 sore, langsung meluncur ke UNITOMO. Jadi Saya pulang kerja langsung ke kampus.
Selesai kuliah, sampai rumah kira-kira jam 10 malam.

Hari sabtu & minggu adalah hari plus-plus.
Hari sabtu jadwalnya ketemu pujaan hati + hari kerja setengah hari…wkwkwk. Maklum anak muda.
Hari minggu adalah hari libur yg jadwalnya sangat padat untuk Saya isi seperti, nyuci baju, nyuci motor, dan juga hari tugas kuliah.

Sekian aktivitas dari Saya Pak Choi, ini ceritaku…Apa ceritamu???wkwkwkwk.